17 June 2012

Hukum Puasa di bulan Syaaban

السلام عليكم ورحمة الله وبركاته
بسم الله الرحمن الرحيم

OLEH: Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin

Syaikh Muhammad bin Shalih Al Utsaimin ditanya : Apakah hukumnya berpuasa pada bulan Sya’ban ?

Jawaban: Berpuasa pada bulan Sya’ban adalah sunah, memperbanyak puasa di bulan itu juga merupakan sunah sampai-sampai Aisyah Radhiyallahu ‘anha bertutur:

“Aku tidak pernah melihat beliau (Nabi) berpuasa lebih banyak daripada di bulan Sya’ban” [Diriwayatkan oleh Bukhari, Kitab Shaum, Bab Puasa Sya’ban 1969]

Sebaiknya memperbanyak puasa di bulan Sya’ban menurut hadits ini.

Para ulama berkata: “Puasa di bulan Sya’ban sebagaimana sunat rawatib bagi lima shalat fardhu, seolah-olah dia mendahului puasa Ramadhan, maksudnya seakan-akan dia menjadi rawatibnya bulan Ramadhan. Karena itu sunnah puasa di bulan Sya’ban dan sunah puasa enam hari di bulan Syawal seperti rawatib sebelum shalat wajib dan sesudahnya.

Dalam puasa di bulan Sya’ban terdapat manfaat yang lain yakni mempersiapkan diri dan bersedia untuk berpuasa agar dirinya menjadi siap mengerjakan puasa Ramadhan, menjadi mudah baginya untuk menunaikannya.

Majmu Fatawa Arkanul Islam edisi Indonesia Majmu Fatawa Solusi Problematika Umat Islam Seputar Akidah dan Ibadah, Oleh Syaikh Muhammad bin Shalih Al- Utsaimin

http://sunniy.wordpress.com | Menebar Ilmu & Tegakkan Sunnah

2 comments:

adeq said...

puasa rejab??

zikri said...

seeloknya dilakukan amalan ibadah yang pasti ada petunjuk dari Nabi Muhammad SAW.

dalam hal puasa rejab, saya tidak pasti.

banyak juga hadith palsu yang menerangkan fadhilat rejab.

berhati-hatilah dalam beramal.